Insentif Rumah CSG Diskon 11% dan Fasilitas PPN DTP 100%

Insentif Rumah CSG Diskon 11% dan Fasilitas PPN DTP 100%

Citra Swarna Group (CSG) telah membuat gebrakan signifikan dalam industri properti Indonesia dengan pengumuman terbarunya mengenai insentif besar yang ditawarkan kepada calon pembeli rumah. Langkah strategis ini diambil guna mendukung pasar properti yang terus berkembang di Indonesia. CSG, sebagai pengembang properti ternama, memperkenalkan potongan harga sebesar 11 persen untuk pembelian rumah di seluruh proyek propertinya.

Keputusan untuk memberikan potongan harga ini sejalan dengan penerapan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen. Hal ini mencerminkan komitmen CSG dalam memberikan dukungan nyata terhadap kemudahan akses perumahan bagi masyarakat.

Menurut Hengky Japri, Direktur Sales & Marketing CSG, insentif ini diberikan dengan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh calon pembeli rumah. Pertama, nilai hunian yang dibeli tidak boleh melebihi Rp 5 miliar. Selanjutnya, PPN terutang harus jatuh pada periode November 2023 hingga Desember 2024. Insentif tersebut hanya akan diberikan pada saat penyerahan fisik rumah, yang dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima (BAST), paling lambat pada tanggal 31 Desember 2024.

Syarat penting lainnya adalah pembayaran uang muka atau cicilan tidak boleh dilakukan sebelum 1 September 2023, untuk memenuhi syarat memperoleh fasilitas PPN DTP. Hunian dengan harga jual maksimum Rp 5 miliar dapat memperoleh PPN DTP hingga Rp 2 miliar. Insentif sebesar 100 persen akan diberikan jika penyerahan rumah siap huni dengan BAST dilakukan antara November 2023 hingga Juni 2024. Sedangkan insentif sebesar 50 persen akan diberikan untuk penyerahan rumah pada periode Juli 2024 hingga Desember 2024.

Dengan mengacu pada ketentuan ini, CSG memberikan peluang bagi pembeli rumah untuk memanfaatkan fasilitas PPN DTP sebesar 100 persen. "Karenanya, setiap konsumen yang membeli rumah di semua proyek hunian yang kita kembangkan dijamin dapat diskon hingga 11 persen sesuai persentase PPN yang ditanggung oleh pemerintah," jelas Hengky dalam keterangan tertulisnya.

Langkah progresif yang diambil oleh CSG ini merupakan dorongan positif bagi pengembang properti di Indonesia. Perusahaan ini memiliki fokus yang kuat pada segmen konsumen kelas menengah, sehingga keputusan memberikan insentif bebas PPN untuk semua proyek yang dikembangkan, seperti Kartika Residence dan Citra Swarna Grande di Karawang, Citra Swarna Tembong City di Kota Serang, serta Citra Swarna Riverside dan Dharmawangsa Hills di Bogor, dianggap sebagai langkah strategis yang cerdas.

Namun demikian, penting untuk dicatat bahwa PPN DTP hanya berlaku untuk satu orang atas perolehan satu unit rumah tapak atau satu unit rusun. Meskipun demikian, ada pengecualian bagi mereka yang telah memanfaatkan fasilitas PPN DTP sebelum peraturan ini berlaku.

Inisiatif ini juga tidak terbatas hanya bagi warga negara Indonesia yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Nomor Identitas Kependudukan (NIK). Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki NPWP dapat mengakses insentif ini, asalkan mereka memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai kepemilikan rumah tapak atau rusun bagi WNA.

Dengan komitmen kuat untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada para calon pembeli rumah, CSG telah menetapkan standar baru dalam industri properti. Langkah progresif ini diharapkan akan meramaikan pasar properti Indonesia, memberikan dorongan positif bagi industri properti, serta menawarkan peluang investasi yang menguntungkan bagi para calon investor.

Dengan penawaran potongan harga 11 persen dan fasilitas PPN DTP yang besar, CSG membuktikan komitmennya dalam mendukung akses perumahan bagi masyarakat. Langkah ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi konsumen tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi properti yang berkelanjutan dan berkesinambungan.